SMA Negeri 1 Kendari
  • Baner

  • Jajak Pendapat
    Bagaimana menurut Anda tentang tampilan website ini ?
     
    Kurikulum SMAN 1 Kendari (3) PDF Cetak
    Ditulis oleh nafarudin   
    Jumat, 14 Juni 2013 12:06
    BAB III
    STRUKTUR DAN MUATAN KURIKULUM
    SMA NEGERI 1 KENDARI

    A. Struktur Kurikulum SMA Negeri 1 Kendari

    Struktur kurikulum SMA Negeri 1 Kendari baik kelas RSBI maupun kelas percepatan (akselerasi) meliputi substansi pembelajaran yang ditempuh dalam satu jenjang pendidikan selama tiga tahun untuk kelas RSBI dan dua tahun untuk kelas percepatan mulai kelas X sampai kelas XII. Struktur kurikulum disusun berdasarkan Standar Kompetensi Lulusan dan standar kompetensi mata pelajaran yang memuat lima kelompok matapelajaran sebagai berikut ini:

    (1) Kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia

    (2) Kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian

    (3) Kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi

    (4) Kelompok mata pelajaran estetika

    (5) Kelompok mata pelajaran jasmani, olahraga dan kesehatan

    Masing-masing kelompok mata pelajaran tersebut di implementasikan dalam kegiatan pembelajaran pada setiap mata pelajaran secara menyeluruh. Dengan demikian, cakupan dari masing-masing kelompok itu dapat diwujudkan melalui mata pelajaran yang relevan.

    Cakupan maksud dan peran setiap kelompok mata pelajaran disajikan sebagai berikut :

     

    No

    Kelompok Mata Pelajaran

    Cakupan

    1.

    Agama dan Akhlak Mulia

    Kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia dimaksudkan untuk membentuk peserta didik menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia. Akhlak mulia mencakup etika, budi pekerti, atau moral sebagai perwujudan dari pendidikan agama.

    2.

    Kewarganega-raan dan Kepribadian

    Kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian dimaksudkan untuk peningkatan kesadaran dan wawasan peserta didik akan status, hak, dan kewajibannya dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, serta peningkatan kualitas dirinya sebagai manusia.

    Kesadaran dan wawasan termasuk wawasan kebangsaan, jiwa dan patriotisme bela negara, penghargaan terhadap hak-hak asasi manusia, kemajemukan bangsa, pelestarian lingkungan hidup, kesetaraan gender, demokrasi, tanggung jawab sosial, ketaatan pada hukum, ketaatan membayar pajak, dan sikap serta perilaku anti korupsi, kolusi, dan nepotisme.

    3.

    Ilmu Pengetahuan dan Teknologi

    Kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi pada SMA Negeri 1 Kendari dimaksudkan untuk memperoleh kompetensi lanjut ilmu pengetahuan dan teknologi serta membudayakan berpikir ilmiah secara kritis, kreatif dan mandiri.

    4.

    Estetika

    Kelompok mata pelajaran estetika dimaksudkan untuk meningkatkan sensitivitas, kemampuan mengekspresikan dan kemampuan mengapresiasi keindahan dan harmoni. Kemampuan mengapresiasi dan mengekspresikan keindahan serta harmoni mencakup apresiasi dan ekspresi, baik dalam kehidupan individual sehingga mampu menikmati dan mensyukuri hidup, maupun dalam kehidupan kemasyarakatan sehingga mampu menciptakan kebersamaan yang harmonis.

    5.

    Jasmani, Olahraga dan Kesehatan

    Kelompok mata pelajaran jasmani, olahraga dan kesehatan pada SMA Ngeri 1 Kendari dimaksudkan untuk meningkatkan potensi fisik serta membudayakan sikap sportif, disiplin, kerja sama, dan hidup sehat.

    Budaya hidup sehat termasuk kesadaran, sikap, dan perilaku hidup sehat yang bersifat individual ataupun yang bersifat kolektif kemasyarakatan seperti keterbebasan dari perilaku seksual bebas, kecanduan narkoba, HIV/AIDS, demam berdarah, muntaber, dan penyakit lain yang potensial untuk mewabah.

     

    Pembelajaran dari setiap kelompok mata pelajaran dilaksanakan sesuai dengan PP nomor 19 Tahun 2005. Selanjutnya, untuk meningkatkan prestasi siswa dalam mata pelajaran tertentu menetapkan jumlah alokasi waktu sebanyak 42 jam pelajaran perminggu .

    1. Kurikulum SMA Negeri 1 Kendari Kelas X

    Kurikulum SMA Negeri 1 Kendari kelas X terdiri atas 16 mata pelajaran , 1 muatan lokal dan pengembangan diri seperti tercantum pada tabel 1. Alokasi waktu 1 jam pelajaran adalah 45 menit. Dalam tabel berikut disajikan struktur kurikulum kondisi ideal sesuai PP 19 tahun 2005 dan kondisi riil di sekolah dengan memanfaatkan tambahan jam pada mata pelajaran tertentu

    Tabel 1. Struktur Kurikulum Kelas X

     

    Komponen

    Alokasi Waktu

    Semester 1

    Semester 2

    Kondisi ideal

    Kondisi riil

    Kondisi ideal

    Kondisi riil

    A. Mata Pelajaran

    1. Pendidikan Agama

    2

    2

    2

    2

    2. Pendidikan Kewarganegaraan

    2

    2

    2

    2

    3. Bahasa Indonesia

    4

    4

    4

    4

    4. Bahasa Inggris

    4

    4

    4

    4

    5. Matematika

    6. Fisika

    7. Biologi

    8. Kimia

    4

    2

    2

    2

    4

    3

    2

    2

    4

    2

    2

    2

    4

    3

    2

    2

    9. Sejarah

    10. Geografi

    11. Ekonomi

    12. Sosiologi

    1

    1

    2

    2

    2

    2

    2

    2

    1

    1

    2

    2

    2

    2

    2

    2

    13. Seni Budaya

    2

    2

    2

    2

    14. Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan

    2

    2

    2

    2

    15. Teknologi Informasi dan Komunikasi

    2

    2

    2

    2

    16. Bahasa Jerman

    2

    2

    2

    2

    B. Muatan Lokal

    - Pendidikan Lingkungan Hidup

    2

    2

    2

    2

    C. Pengembangan Diri

    - Layanan Bimbingan Konseling

    - Kegiatan Ekstrakurikuler

    2#)

    1

    2#)

    2#)

    1

    2#)

    Jumlah

    38

    42

    38

    42

     

    Keterangan:

    #) = Dilaksanakan sore hari, setara 2 Jam pelajaran

    2. Kurikulum SMA Negeri 1 Kendari kelas XI

    Kurikulum SMA Negeri 1 Kendari Kelas XI jurusan IPA baik program reguler , RSBI maupun akselerasi dan XI Program IPS, terdiri atas, 13 Mata pelajaran, 1 muatan Lokal, dan pengembangan diri, seperti tersaji dalam tabel 2 dan tabel 3 . Jumlah jam pelajaran 42 jam perminggu, dengan alokasi waktu 1 jam pelajaran 45 menit.

    Tabel 2. Struktur Kurikulum Kelas XI

    Program IPA

     

    Komponen

    Alokasi Waktu

    Semester 1

    Semester 2

    Kondisi Ideal

    Kondisi Riil

    Kondisi Ideal

    Kondisi Riil

    A. Mata Pelajaran

    1. Pendidikan Agama

    2

    2

    2

    2

    2. Pendidikan Kewarganegaraan

    2

    2

    2

    2

    3. Bahasa Indonesia

    4

    4

    4

    4

    4. Bahasa Inggris

    4

    4

    4

    4

    5. Matematika

    4

    6

    4

    6

    6. Fisika

    4

    4

    4

    4

    7. Biologi

    4

    4

    4

    4

    8. Kimia

    4

    4

    4

    4

    9. Sejarah

    1

    2

    1

    2

    10. Seni Budaya

    2

    2

    2

    2

    11. Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan

    2

    2

    2

    2

    12. Teknologi Informasi dan Komunikasi

    2

    2

    2

    2

    13. Keterampilan/Bahasa Asing lain:

    - Bahasa Arab

    2

    2

    2

    2

    B. Muatan Lokal

    - Pendidikan Lingkungan Hidup

    2

    2

    2

    2

    C. Pengembangan Diri

    2*)

    2*)

    2*)

    2*)

    Jumlah

    39

    42

    39

    42

     

    Keterangan: *) = Dilaksanakan sore hari, setara 2 JPL

    Tabel 3 . Struktur Kurikulum kelas XI

    Program IPS

     

    Komponen

    Alokasi Waktu

    Semester 1

    Semester 1

    Kondisi Ideal

    Kondisi Rill

    Kondisi Ideal

    Kondisi Rill

    A. Mata Pelajaran

    1. Pendidikan Agama

    2

    2

    2

    2

    2. Pendidikan Kewarganegaraan

    2

    2

    2

    2

    3. Bahasa Indonesia

    4

    4

    4

    4

    4. Bahasa Inggris

    4

    4

    4

    4

    5. Matematika

    4

    5

    4

    4

    6. Sejarah

    3

    3

    3

    3

    7. Geografi

    3

    3

    3

    3

    8. Ekonomi

    4

    6

    4

    6

    9. Sosiologi

    3

    3

    3

    4

    10. Seni Budaya

    2

    2

    2

    2

    11. Pendidikan Jasmani,Olahraga dan Kesehatan

    2

    2

    2

    2

    12. Teknologi Informasi dan Komunikasi

    2

    2

    2

    2

    13. Bahasa Arab/Jerman

    2

    2

    2

    2

    B. Muatan Lokal

    Akuntansi Komputer

    2

    2

    2

    2

    C. Pengembangan Diri

    2#)

    2#)

    2#)

    2#)

    Jumlah

    39

    42

    39

    42

     

    Keterangan: #) = Dilaksanakan sore hari, setara 2 JPL

    3. Kurikulum SMA Negeri 1 Kendari kelas XII

    Kurikulum SMA Negeri 1 Kendari XII Program IPA ( RSBI dan Akselerasi) dan XII Program IPS terdiri atas 13 mata pelajaran, 1 muatan lokal dan pengembangan diri, secara berturut-turut disajikan dalam tabel 4 dan 5. Jumlah jam pelajaran 42 jam perminggu, dengan alokasi waktu 1 jam pelajaran 45 menit. Pada mata pelajaran tertentu terjadi penambahan jumlah jam , sehubungan persiapan pelaksanaan Ujian Nasional.

    Tabel 4. Struktur Kurikulum kelas XII

    Program IPA

     

    Komponen

    Alokasi Waktu

    Semester 1

    Semester 2

    Kondisi Ideal

    Kondisi Rill

    Kondisi Ideal

    Kondisi Rill

    A. Mata Pelajaran

    2. Pendidikan Agama

    2

    2

    2

    2

    13. Pendidikan Kewarganegaraan

    2

    2

    2

    2

    14. Bahasa Indonesia

    4

    4

    4

    4

    15. Bahasa Inggris

    4

    4

    4

    4

    16. Matematika

    4

    5

    4

    5

    17. Fisika

    4

    5

    4

    5

    18. Biologi

    4

    4

    4

    4

    19. Kimia

    4

    4

    4

    4

    20. Sejarah

    1

    2

    1

    2

    21. Seni Budaya

    2

    2

    2

    2

    22. Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan

    2

    2

    2

    2

    23. Teknologi Informasi dan Komunikasi

    2

    2

    2

    2

    13. Keterampilan/Bahasa Asing lain:

    - Bahasa Arab/Jerman

    2

    2

    2

    2

    B. Muatan Lokal

    - Pendidikan Lingkungan Hidup

    2

    2

    2

    2

    C. Pengembangan Diri

    2#)

    2#)

    2#)

    2#)

    Jumlah

    39

    42

    39

    42

     

    Keterangan: #) = Dilaksanakan sore hari, setara 2 JPL

    Tabel 5 . Struktur Kurikulum kelas XII

    Program IPS

     

    Komponen

    Alokasi Waktu

    Semester 1

    Semester 1

    Kondisi Ideal

    Kondisi Ideal

    Kondisi Ideal

    Kondisi Ideal

    A. Mata Pelajaran

    14. Pendidikan Agama

    2

    2

    2

    2

    15. Pendidikan Kewarganegaraan

    2

    2

    2

    2

    16. Bahasa Indonesia

    4

    4

    4

    4

    17. Bahasa Inggris

    4

    4

    4

    4

    18. Matematika

    4

    5

    4

    4

    19. Sejarah

    3

    3

    3

    3

    20. Geografi

    3

    3

    3

    3

    21. Ekonomi (4)

    4

    6

    4

    6

    22. Sosiologi

    3

    3

    3

    4

    23. Seni Budaya

    2

    2

    2

    2

    24. Pendidikan Jasmani,Olahraga dan Kesehatan

    2

    2

    2

    2

    25. Teknologi Informasi dan Komunikasi

    2

    2

    2

    2

    26. Bahasa Arab/Jerman

    2

    2

    2

    2

    B. Muatan Lokal

    Akuntansi Komputer

    2

    2

    2

    2

    C. Pengembangan Diri

    2#)

    2#)

    2#)

    2#)

    Jumlah

    39

    42

    39

    42

     

    Keterangan: #) = Dilaksanakan sore hari, setara 2 JPL

    Berdasarkan Permendiknas Nomor 22 Tahun 2006, bahwa sekolah memungkinan menambah jam pelajaran kaksimal 4 jam, maka setelah dilakukan analisis SK-KD , kondisi riil kemampuan siswa dan pencapaian nilai UN , maka struktur kurikulum SMA Negeri 1 Kendari menambah jam pelajaran sebanyak 1 – 2 jam sehingga jumlah jam per minggu per kelas = 42. Mata-mata pelajaran dan tambahan jamnya dikemukakan dalam Tabel 6 berikut :

    Tabel 6

    Tambahan Jam Pelajaran

     

    No

    Kelas

    Mata Pelajaran

    Kondisi ideal

    Jam

    Tambahan

    Jumlah Jam/minggu

    Sem.1

    Sem.2

    Sem.1

    Sem.2

    1.

    X

    Fisika

    Bimbingan Konseling

    2

    -

    2

    -

    1

    1

    3

    1

    3

    1

    2.

    X

    Sejarah

    1

    1

    1

    2

    2

    3.

    X

    Geografi

    1

    1

    1

    2

    2

    4.

    XI - IPA

    Matematika

    4

    4

    2

    6

    6

    5.

    XI - IPA

    Sejarah

    1

    1

    1

    2

    2

    6.

    XI - IPS

    Ekonomi

    4

    4

    2

    6

    6

    7

    XI - IPS

    Matematika

    4

    4

    1

    5

    5

    8

    XII - IPA

    Matematika

    4

    4

    2

    6

    6

    9

    XII - IPA

    Fisika

    4

    4

    1

    5

    5

    10

    XII - IPS

    Ekonomi

    4

    4

    2

    6

    6

    11

    XII - IPS

    Sosiologi

    3

    3

    1

    4

    4

     

    B. Muatan Kurikulum SMA Negeri 1 Kendari

    Muatan Kurikulum SMA Negeri 1 Kendari mencakup tiga (3) komponen, yaitu: Mata Pelajaran, Muatan Lokal, dan Pengembangan Diri.

    1. Mata Pelajaran

    Mata pelajaran yang diberikan di kelas X berjumlah 16, di kelas XI dan XII jurusan IPA berjumlah 13, di kelas XI dan XII jurusan IPS berjumlah 13. Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar setiap mata pelajaran yang diberikan sesuai dengan Standar Isi sebagaimana termuat dalam Permendiknas Nomor 22 tahun 2006 dan adopsi/adaptasi kurikulum negara OECD sesuai tuntutan RSBI (Lampiran I).

    Memperhatikan ketersediaan sumber daya yang ada maka mata pelajaran Seni Budaya yang disajikan di setiap tingkat kelas masing-masing dua cabang, yaitu: Kelas X, Seni Rupa dan Seni Tari, Kelas XI Seni Rupa dan Seni Musik, dan Kelas XII, Seni Rupa dan Seni Drama. Mata-mata pelajaran yang diberikan di setiap tingkat kelas beserta alokasi waktunya .

    Muatan lokal merupakan kegiatan kurikuler untuk mengembangkan kompetensi yang disesuaikan dengan ciri khas dan potensi daerah, termasuk keunggulan daerah, yang materinya bukan bagian dari mata pelajaran lain dan atau terlalu banyak sehingga harus menjadi mata pelajaran tersendiri. Dengan mengacu pada substansi yang ada, SMA Negeri 1 Kendari memberikan muatan lokal berdasarkan kebutuhan dan karateristik daerah yaitu memberikan wawasan dan keterampilan yang utuh terhadap Pendidikan Lingkungan Hidup dan penguasaan Teknologi informasi dan komunikasi sesuai kebutuhan peserta didik serta tuntutan masyarakat lokal, nasional maupun global.

    Kurikulum khusus Muatan Lokal SMA Negeri 1 Kendari yang akan dilaksanakan pada Tahun Pelajaran 2011/2012 adalah:

    § Pendidikan Lingkungan Hidup.

    § Penguasaan TIK dalam desain grafis dan pemograman Pascal ( Khusus Program IPA)

    § Akuntansi Komputer ( Khusus Program IPS )

    Uraian dan strategi pelaksaan muatan lokal dikemukaan dalam lampiran dokumen 1 A

    3. Kegiatan Pengembangan Diri

    Pengembangan diri adalah kegiatan yang bertujuan memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengembangkan dan mengekspresikan diri sesuai dengan kebutuhan, bakat, minat, setiap peserta didik sesuai dengan kondisi SMA Negeri 1 Kendari.

    Kurikulum khusus pengembangan diri SMA Negeri 1 Kendari dikemukakan dalam Lampiran C: Pedoman Pengembangan Diri

    Secara garis besar, pengembangan diri yang dilaksanakan adalah:

    a. Kegiatan pelayanan konseling yang berkenaan dengan masalah diri pribadi dan kehidupan sosial, belajar, dan pembentukan karier peserta didik. Pengembangan diri bagi peserta didik SMA Negeri 1 Kendari terutama ditujukkan untuk pengembangan kreativitas dan bimbingan karier.

    b. Kegiatan pengembangan diri , kreatifitas siswa dan berkarakter bangsa dilaksanakan melalui kegiatan ekstrakurikuler, yang mencakup Kegiatan:

    1. Non Akademik

    · Keagamaan (Rohani : Islam, Kristen, Katolik, Hindu dan Budha )

    · Keolahragaan (Bola kaki, Bulu tangkis, Basket, Bola voli, Taekwondo)

    · Kepemimpinan (Latihan Kepeminpinan Siswa, Paskibra, Palang Merah Remaja, Pramuka,Persma )

    · Seni (Seni Teater, Paduan Suara, Marchin Band, Tarian Daerah, Cheerleaders)

    · Pencinta Alam, Kelompok Ilmiah Remaja, Pers & Mading, dan PSL.

    2. Akademik

    · Club Sains : Matematika, Fisika, Biologi, Kimia, Kompuiter, Ekonomi, Kebumian, Astronomi dan PKLH)

    · LCT : Fisika, Kimia, Bahasa Inggis, Ekonomi, debat , Undang-Undang

    · Pidato : bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, Agama

    Setiap peserta didik diberikan kesempatan untuk memilih jenis ekstrakurikuler yang ada di SMA Negeri 1 Kendari. Segala aktifitas peserta didik berkenaan dengan kegiatan ekstrakurikuler dibawah pembinaan dan pengawasan guru pembina yang telah ditugasi oleh Kepala Sekolah, melalui surat keputusan.

    4. Beban Belajar

    Beban belajar di SMA Negeri 1 Kendari menggunakan Sistem Paket yaitu sistem penyelenggaraan program pendidikan yang peserta didiknya diwajibkan mengikuti seluruh program pembelajaran dan beban belajar yang sudah ditetapkan untuk setiap kelas sesuai dengan struktur kurikulum yang berlaku. Beban belajar setiap mata pelajaran pada Sistem Paket ini dinyatakan dalam satuan jam pembelajaran, yaitu satuan waktu yang dikuti peserta didik untuk mengikuti program pembelajaran melalui sistem tatap muka (TM), penugasan terstruktur (PT), dan penugasan mandiri tidak terstruktur (PMTT).

    Pengaturan beban belajar peserta didik diatur sebagai berikut:.

    a. Jam pelajaran untuk setiap mata pelajaran dialokasikan sebagaimana tertera dalam struktur kurikulum SMA negeri 1 Kendari

    b. Kegiatan tatap muka adalah kegiatan pembelajaran yang berupa proses interaksi antara peserta didik , materi pembelajaran , guru dan lingkungan . Beban belajar kegiatan tatap muka per jam pembelajaran di SMA Negeri 1 Kendari berlangsung selama 45 menit. Jumlah jam tatap muka setiap kelas/program adalah 42 jam perminggu.

    c. Beban belajar untuk penugasan terstruktur (PT) adalah kegiatan pembelajaran yang berupa pendalaman materi pembelajaran oleh peserta didik yang didesain oleh pendidik untuk menunjang pencapaian tingkat kompetensi dan atau kemampuan lainnya pada kegiatan TM. Waktu penyelesaian penugasan terstruktur ditentukan oleh pendidik. Penugasan terstruktur termasuk kegiatan perbaikan, pengayaan, dan percepatan

    d. Penugasan mandiri tidak terstruktur (PMTT) adalah kegiatan pembelajaran yang berupa pendalaman materi pembelajaran oleh peserta didik yang didesain oleh pendidik untuk menunjang pencapaian tingkat kompetensi mata pelajaran atau lintas mata pelajaran atau kemampuan lainnya yang waktu penyelesaiannya diatur sendiri oleh peserta didik , 60 % dari alokasi waktu tatap muka per mata pelajaran per minggu sesuai dengan kebutuhan masing-masing mata pelajaran. Alokasi waktu dimaksud, digunakan untuk pelaksanaan remedial dan pengayaan.

    e. Alokasi waktu untuk praktik adalah satu jam tatap muka yang setara dengan dua jam kegiatan praktik di sekolah atau empat jam praktik di luar sekolah.

    Berdasarkan kriteria tersebut maka jumlah alokasi waktu yang merupakan beban belajar mata pelajaran per minggu adalah dikemukakan dalam Tabel 7 sebagai berikut:

    Tabel 7

    Alokasi Waktu Beban Belajar

     

    No

    Jumlah Jam Pelajaran/ Minggu

    Alokasi Waktu (Menit)

    Beban Belajar (Menit)

    Tatap Muka

    PT/PMTT

    Praktik

    1

    1 (45 menit)

    45

    27

    72

    2

    2 (90 menit)

    90

    54

    144

    3

    3 (135 menit)

    135

    81

    216

    4

    4 (180 menit)

    180

    108

    288

    5

    5 (225 menit)

    225

    135

    360

    6

    6 (270 menit)

    270

    162

    432

    7

    1 (45 menit)

    90*)

    90

    8

    1 (45 menit)

    180**)

    180

     

    *) Praktik di sekolah

    **) Praktik di luar sekolah

    f. Kelas percepatan

    Pelaksanaan program percepatan bagi siswa yang memiliki potensi kecerdasan dan bakat istimewa dengan memberikan kesempatan kepada siswa untuk dapat menyelesaikan program studinya selama 2 tahun, yang ditempatkan pada kelas khusus yang disebut kelas akselerasi.

    Siswa yang diterima sebagai peserta program percepatan belajar adalah siswa yang memiliki potensi kecerdasan dan bakat istimewa sesuai dengan kriteria yang ditetapkan berdasarkan aspek persyaratan :

    1) Informasi data obyektif : akademis dan psikologis

    2) Informasi data subyektif : self nomination, peer nomination , parent nomination dan teacher nomination

    3) Kesehatan fisik : surat keterangan dokter

    4) Kesediaan calon siswa dan persetujuan orang tua

    5. Ketuntasan Belajar

    SMA Negeri 1 Kendari menentukan Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) dengan memperhatikan tingkat kemampuan rata-rata peserta didik (intake) , kompleksitas kompetensi, serta kemampuan sumber daya pendukung dalam penyelenggaraan pembelajaran dan berdasarkan tutuntutan RSBI. Kriteria ketuntasan minimal setiap mata pelajaran ditetapkan dalam MGMP sekolah dikemukakan dalam Tabel 8, 9, 10 dan 11 sebagai berikut:

    Tabel 8

    Kriteria Ketuntasan Minimal Kelas X

     

    Mata Pelajaran

    Kriteria Ketuntasan Minimal

    PPK

    Praktik

    Sikap

    A. Mata Pelajaran

    1. Pendidikan Agama

    Ø Pendidikan Agama Islam

    Ø Pendidikan Agama Kristen

    Ø Pendidikan Agama Katolik

    Ø Pendidikan Agama Hindu

    Ø Pendidikan Agama Budha

    76

    76

    76

    76

    76

    76

    76

    76

    76

    76

    B

    B

    B

    B

    B

    2. Pendidikan Kewarganegaraan

    75

    -

    B

    3. Bahasa Indonesia

    75

    75

    B

    4. Bahasa Inggris

    75

    75

    B

    5. Matematika

    75

    -

    B

    6. Fisika

    75

    75

    B

    7. Biologi

    75

    75

    B

    8. Kimia

    75

    75

    B

    9. Sejarah

    76

    -

    B

    10. Geografi

    75

    -

    B

    11. Ekonomi

    75

    -

    B

    12. Sosiologi

    75

    -

    B

    13. Seni Budaya

    -

    75

    B

    14. Pendidikan Jasmani,Olahraga dan Kesehatan

    75

    75

    B

    15. Teknologi Informasi dan Komunikasi

    75

    75

    B

    16. Bahasa Asing ( Jerman, Arab)

    75

    75

    B

    B. Muatan Lokal (PLH)

    75

    75

    B

    C. Pengembangan Diri

    ---

    ---

    B

     

    Tabel 9. Kriteria Ketuntasan Minimal

    Kelas XI IPA RSBI dan XI IPA Akselerasi

     

    Mata Pelajaran

    Kriteria ketuntasan minimal

    Kelas XI

    PPK

    Praktik

    Sikap

    A. Mata Pelajaran

    1. Pendidikan Agama

    Ø Pendidikan Agama Islam

    Ø Pendidikan Agama Kristen

    Ø Pendidikan Agama Katolik

    Ø Pendidikan Agama Hindu

    Ø Pendidikan Agama Budha

    76

    76

    76

    76

    76

    76

    76

    76

    76

    76

    B

    B

    B

    B

    B

    2. Pendidikan Kewarganegaraan

    75

    -

    B

    3. Bahasa Indonesia

    75

    75

    B

    4. Bahasa Inggris

    75

    75

    B

    5. Matematika

    75

    -

    B

    6. Fisika

    75

    75

    B

    7. Kimia

    75

    75

    B

    8. Biologi

    75

    75

    B

    9. Sejarah

    76

    -

    B

    10. Seni Budaya

    -

    75

    B

    11. Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan

    75

    75

    B

    12. Teknologi Informasi dan Komunikasi

    75

    75

    B

    13. Bahasa Asing ( Jerman, Arab)

    75

    75

    B

    B. Muatan Lokal (PLH)

    75

    75

    B

    C. Pengembangan Diri

    -

    -

    B

     

    Tabel 10. Kriteria Ketuntasan Minimal

    Kelas XII IPA RSBI dan XII IPA Akselerasi

     

    Mata Pelajaran

    Kriteria ketuntasan minimal

    Kelas XII

    PPK

    Praktek

    Sikap

    Aksel

    RSBI

    A. Mata Pelajaran

    1. Pendidikan Agama

    Pendidikan Agama Islam

    Pendidikan Agama Kristen

    Pendidikan Agama Katolik

    Pendidikan Agama Hindu

    Pendidikan Agama Budha

    76

    76

    76

    76

    76

    76

    76

    76

    76

    76

    76

    76

    76

    76

    76

    B

    B

    B

    B

    B

    2. Pendidikan Kewarganegaraan

    75

    75

    -

    B

    3. Bahasa Indonesia

    75

    75

    75

    B

    4. Bahasa Inggris

    75

    75

    75

    B

    5. Matematika

    75

    75

    -

    B

    6. Fisika

    75

    75

    75

    B

    7. Kimia

    75

    75

    75

    B

    8. Biologi

    75

    75

    75

    B

    9. Sejarah

    76

    76

    -

    B

    10. Seni Budaya

    -

    -

    75

    B

    11. Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan

    75

    75

    75

    B

    12. Teknologi Informasi dan Komunikasi

    75

    75

    75

    B

    13. Bahasa Asing ( Jerman, Arab)

    75

    75

    75

    B

    B. Muatan Lokal (PLH)

    75

    75

    75

    B

    C. Pengembangan Diri

    -

    -

    -

    B

     

    6. Kenaikan Kelas, Penjurusan, Kelulusan dan Mutasi

    a. Kenaikan Kelas

    Kenaikan kelas dilaksanakan pada setiap akhir tahun ajaran dan ditetapkan melalui rapat dewan guru, dengan memperhatikan kriteria kenaikan kelas sebagai berikut:

    1) Peserta didik harus menyelesaikan seluruh program pembelajaran di kelas yang bersangkutan atau memiliki nilai tidak mencapai kriteria ketuntasan minimal maksimal 3 (tiga) mata pelajaran, kecuali Pendidikan Agama, PKn, dan Bahasa Indonesia.

    2) Kenaikan kelas dilaksanakan pada semester dua bagi kelas X dan semester empat bagi kelas XI, dengan memperhitungkan hasil belajar siswa selama satu tahun pelajaran yang sedang berlangsung.

    3) Peserta didik dinyatakan tidak naik ke kelas XI, apabila yang bersangkutan tidak mencapai kriteria ketuntasan minimal lebih dari 3 (tiga) mata pelajaran.

    4) Peserta didik dinyatakan tidak naik ke kelas XII, apabila yang bersangkutan tidak mencapai kriteria ketuntasan minimal lebih dari 3 (tiga) mata pelajaran yang bukan mata pelajaran ciri khas program studi.

    5) Rata-rata nilai semester ganjil dan genap lebih besar atau sama dengan rata-rata KKM seluruh mata pelajaran kelas berjalan.

    6) Peserta didik memperoleh nilai minimal sesuai KKM baik pada penilaian akhir tahun pelajaran untuk seluruh mata pelajaran kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia, kelompok kewarganegaraan dan kepribadian, kelompok mata pelajaran estetika, dan kelompok mata pelajaran jasmani, olahraga, dan kesehatan

    7) Prosentase kehadiran minimal 90%

    8) Tidak terdapat nilai 50 pada semester genap.

    9) Bagi siswa yang tidak naik kelas diberi kesempatan mengulang tahun berikutnya, dan pemberian menglang maksimal 2 tahun.

    b. Penjurusan

    1) Waktu penjurusan

    a. Penentuan penjurusan bagi peserta didik untuk program IPA ,IPS dan Bahasa dilakukan akhir semester 2 (dua) pada kelas X.

    b. Pelaksanaan penjurusan program studi di semester 3 kelas XI.

    2) Kriteria penjurusan program studi meliputi :

    a. Nilai akademik,

    § Peserta didik yang naik kelas XI dan akan mengambil program studi tertentu yaitu : Ilmu Pengetahuan Alam , Ilmu Pengetahuan Sosial atau bahasa, boleh memiliki nilai yang tidak tuntas paling banyak 3 (tiga) mata pelajaran pada mata pelajaran yang bukan menjadi ciri khas program studi tersebut.

    § Penjurusan peserta didik yang memasuki :

    Program IPA :

    § Tidak terdapat nilai kurang pada mata pelajaran Matematika, Fisika, Kimia, dan Biologi pada semester genap

    § Rata-rata nilai setiap mata pelajaran : Matematika, Fisika, Kimia dan Biologi Semester ganjil dan genap ≥ 77 .

    § Rata-rata mata pelajaran jurusan IPA pada semester genap ≥ 77

    § Rata-Rata rapor semester ganjil dan genap ≥ 77

    § Nilai kelulusan Ulangan harian (UH) dan Ujian Tengah Semester (UTS) mata pelajaran Matematika, Fisika, Kimia dan Biologi diperoleh dengan sekali Ujian dan maksimum satu kali remedial.

    Program IPS

    § Tidak terdapat nilai kurang pada mata pelajaran Geografi, Ekonomi, Sejarah,dan Sosiologi.

    § Rata - rata nilai mata pelajaran Geografi, Ekonomi, Sejarah, dan Sosiologi Semester ganjil dan genap lebih besar atau sama dengan rata rata KKM ( rata-rata KKM Jurusan semester 1 dan 2).

    § Nilai kelulusan Ulangan harian (UH) dan Ujian Tengah Semester (UTS) mata pelajaran Geografi, Ekonomi, Sejarah dan Sosiologi diperoleh dengan maksimum dua kali remedial.

    Program Bahasa

    § Tidak terdapat nilai kurang pada mata pelajaran Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris , Bahasa Asing, dan Sosiologi.

    § Rata - rata nilai mata pelajaran Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris , bahasa Asing , dan sosiologi Semester ganjil dan genap ≥ rata-rata KKM yang menjadi ciri jurusan

    § Nilai kelulusan Ulangan harian (UH) dan Ujian Tengah Semester (UTS) mata pelajaran Bahasa Indonesia,Bahasa Inggris , Bahasa Asing dan sosiologi diperoleh dengan maksimum dua kali remedial.

    § Peserta didik yang naik ke kelas XI, dan yang bersangkutan mendapat nilai tidak tuntas 3 (tiga) mata pelajaran, maka nilai tersebut harus dijadikan dasar untuk menentukan program yang dapat diikuti oleh peserta didik, contoh :

    · Apabila mata pelajaran yang tidak tuntas adalah Fisika, Kimia dan Geografi (2 mata pelajaran ciri khas program IPA dan 1 ciri khas program IPS), maka siswa tersebut secara akademik dapat dimasukkan ke program Bahasa.

    · Apabila mata pelajaran yang tidak tuntas adalah Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Fisika, (2 mata pelajaran ciri khas Bahasa dan 1 ciri khas IPA), maka siswa tersebut secara akademik dapat dimasukkan ke program IPS.

    · Apabila mata pelajaran yang tidak tuntas adalah Ekonomi, Sosilologi, dan Bahasa Inggris (2 mata pelajaran ciri khas program IPS dan 1 ciri khas program Bahasa), maka peserta didik tersebut secara akademik dapat dimasukkan ke program IPA.

    · Apabila mata pelajaran yang tidak tuntas adalah Fisika, Ekonomi, dan Bahasa Indonesia (mencakup semua mata pelajaran yang menjadi ciri khas ketiga program di SMA) maka peserta didik tersebut:

    - perlu diperhatikan minat peserta didik.

    - perlu diperhatikan prestasi Pengetahuan, Praktik dan Sikap pada mata pelajaran yang menjadi ciri khas program IPA seperti Fisika, Kimia, dan Biologi dibandingkan dengan mata pelajaran yang menjadi ciri khas program IPS ( Ekonomi, Geografi, Sosiologi) dan dibandingkan dengan mata pelajaran yang menjadi ciri khas program Bahasa (Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris). Perbandingan nilai prestasi siswa dimaksud dapat dilakukan melalui program remidial dan diakhiri dengan ujian. Apabila pada nilai dari setiap mata pelajaran yang menjadi ciri khas program tertentu terdapat nilai prestasi yang lebih unggul daripada program lainya, maka siswa tersebut dapat dijuruskan ke program yang nilai prestasi mata pelajarannya lebih unggul tersebut. Apabila antara minat dan prestasi ketiga aspek tidak cocok/sesuai, wali kelas dengan pertimbangan masukan dari guru mata pelajaran, guru Bimbingan dan Konseling dapat memutuskan program apa yang dapat dipilih oleh peserta didik.

    b. Minat /bakat peserta didik

    Untuk mengetahui minat/bakat peserta didik dapat dilakukan melalui angket/kuesioner , nilai dan wawancara yang dilakukan oleh guru BK dan wali kelas, atau cara lain yang dapat digunakan untuk mendeteksi minat, dan bakat.

    Bagi peserta didik yang memenuhi persyaratan untuk masuk ke semua program, diberi kesempatan untuk pindah jurusan apabila ia tidak cocok pada program semula atau tidak sesuai dengan kemampuan dan kemajuan belajarnya. Sekolah harus memfasilitasi agar peserta didik dapat mencapai standar kompetensi dan kompetensi dasar yang harus dimiliki di kelas baru.

    Batas waktu untuk pindah program ditentukan oleh sekolah paling lambat 2 (dua) minggu.

    c. Kelulusan

    Sesuai dengan ketentuan PP 19/2005 Pasal 72 Ayat (1), peserta didik dinyatakan lulus dari satuan pendidikan pada pendidikan dasar dan menengah setelah:

    a. menyelesaikan seluruh program pembelajaran;memiliki nilai rapor semester 1 s.d 6.

    b. memperoleh nilai minimal baik pada penilaian akhir untuk seluruh mata pelajaran kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia, kelompok kewarganegaraan dan kepribadian, kelompok mata pelajaran estetika, dan kelompok mata pelajaran jasmani, olahraga, dan kesehatan;

    c. lulus ujian sekolah untuk seluruh mata pelajaran yang diujikan

    d. lulus Ujian Nasional.

    Kriteria peserta didik yang dinyatakan lulus secara rinci sesuai dengan Ketentuan mengenai penilaian akhir dan ujian sekolah yang diatur lebih lanjut dengan peraturan Menteri dan prosedur operasi standar ( POS ) tentang Ujian Nasional yang dikeluarkan setiap tahunnya. Khusus kelas Aksel dan RSBI syarat kelulusan lebih besar dari persyaratan standar nasional .

    e. Ditentukan melalui rapat dewan guru dengan mempertimbangkan nilai kognitif, psikomotorik dan afektif.

    d. Mutasi

    SMA Negeri 1 Kendari menentukan persyaratan mutasi ( masuk / keluar) peserta didik sesuai dengan prinsip manajemen berbasis sekolah dan melalui mekanisme yang obyektif , transparan dan akuntabel antara lain mencakup hal-hal sebagai berikut:

    a. Mutasi masuk

    Memenuhi persyaratan sebagai berikut :

    1) Surat permohonan orang tua yang bersangkutan

    2) Memiliki laporan hasil belajar (Rapor) atau Nilai harian dari sekolah asal

    3) Memilki Ijazah Sekolah Menengah Pertama/sederajat.

    4) Memiliki surat tanda lulus dengan nilai yang tidak lebih rendah dari nilai minimal (PSB pada tahunnya)

    5) Memiliki surat pindah dari sekolah asal

    6) Menyesuaikan bentuk laporan hasil belajar (LHBS) dari sekolah asal sesuai dengan bentuk rapor yang digunakan di SMA Negeri 1 Kendari

    7) Mengikuti tes seleksi masuk sesuai program yang diminati dan hasilnya diumumkan secara terbuka.

    8) Setelah dinyatakan diterima sebagai siswa SMAN 1 Kendari wajib menandatangi surat pernyataan

    9) Memiliki Nomor Induk Siswa Nasional

    10) Berasal dari sekolah yang terakreditasi A

    11) Membayar uang pangkal pindah masuk

    12) Membayar uang komite minimal 3 bulan

    b. Mutasi Keluar

    Memenuhi persyaratan sebagai berikut :

    1) Mengajukkan surat permohonan pindah keluar

    2) Membayar uang komite sesuai bulan berjalan

    3) Menyelesaikan Administrasi Osis

    4) Menunjukkan surat bebas perpustakaan

    5) Menunjukkan surat bebas administrasi dari wali kelas

    Dokumen kurikulum lengkap tentang penilaian dikemukakan dalam Lampiran C: Pedoman Penilaian.

    7. Pendidikan berdaya saing dan berkarakter bangsa

    Membentuk daya saing dan berkarakter bangsa, cerdas, kritis, kreatif, inovatif, ingin tahu, berpikir terbuka, produktif, berorientasi Ipteks, dan reflektif, beriman dan bertakwa, jujur, amanah, adil, bertanggung jawab, berempati, berani mengambil resiko, pantang menyerah, rela berkorban, dan berjiwa patriotik, ramah, saling menghargai, toleran, peduli, suka menolong, gotong royong, nasionalis, kosmopolit , mengutamakan kepentingan umum, bangga menggunakan bahasa dan produk Indonesia, dinamis, kerja keras, dan beretos belajar, bersih dan sehat, disiplin, sportif, tangguh, andal, berdaya tahan, bersahabat, kooperatif, determinatif, kompetitif, ceria, dan gigih ( olah pikir, olah hati, olah rasa dan olah raga)

    8. Pendidikan Kecakapan Hidup

    SMA Negeri 1 Kendari memberikan pendidikan kecakapan hidup, yang mencakup kecakapan pribadi, kecakapan sosial, kecakapan akademik dan kecakapan vokasional, secara terpadu dan merupakan bagian integral dari pendidikan semua mata pelajaran, muatan lokal dan pengembangan diri.

    Selanjutnya berdasarkan analisis kekuatan yang dimiliki sekolah dengan keadaan ekonomi orang tua siswa berada pada tingkat ekonomi menengah ke atas dan harapan orang tua siswa untuk meraih prestasi di bidang akademik dan dapat melanjutkan pendidikan ke PTN, maka pihak sekolah menerapkan strategi antara lain: mempersiapkan siswa berpotensi untuk pembinaan menuju olimpiade, pembinaan lomba-lomba akademik, tambahan belajar yang dilaksanakan pada sore hari dan kerja sama dengan lembaga bimbingan belajar untuk mempersiapakan siswa ke PTN.

    9. Pendidikan Berbasis Keunggulan Lokal dan Global

    Berdasarkan Surat keputusan Direktur Pembinaan SMA, Direkorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah, Departemen Pendidikan Nasional Nomor: 697/C4/2007 tanggal 18 Juli 2007 , SMA Negeri 1 Kendari ditetapkan sebagai salah sekolah Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional ( RSBI).

    Sehubungan dengan ketetapan tersebut, maka pihak sekolah, menerapkan :

    a. Pendidikan berbasis keunggulan lokal dan global adalah pendidikan yang memanfaatkan keunggulan lokal dan kebutuhan daya saing global dalam aspek ekonomi, budaya, bahasa, teknologi informasi dan komunikasi, ekologi, dan lain-lain, yang semuanya bermanfaat bagi pengembangan kompetensi peserta didik.

    b. Kurikulum SMA RSBI ( SNP + x) yang merupakan keunggulan lokal dan global, memasukan mata pelajaran sains ( Pembalajaran berbasis IT dan pengantar bahasa Inggris )

    c. Pendidikan berbasis keunggulan lokal dan global dapat merupakan bagian dari semua mata pelajaran dan juga dapat menjadi mata pelajaran muatan lokal.

    d. Pendidikan berbasis keunggulan lokal dapat diperoleh peserta didik dari satuan pendidikan formal lain dan/atau nonformal yang sudah memperoleh akreditasi.

    e. Pendidikan berbasis global, menjalin kersasama dengan sekolah luar negeri

     

    LAST_UPDATED2
     


    JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL
    • Baner
    • Baner
    • Baner
    • Baner
    • Baner